jingga menjemput malam..
hendak menyapanya,untuk berjalan beriringan..
malam bersama bintang,berlatarkan bulan di sisinya..
jendela kamar itu terbuka, lebar...
hingga semua sisi ruangnya terlihat telanjang..
di satu sisi itu aku termenung..
meratapi diri yang terjatuh..
mengingat hari ini dengan jelas..
aku tersenyum sumringah..
mendapati diri tak mampu beranjak..
jingga di pelupuk mata malam..dan bintang memeluk bulan erat.tak ingin berpisah,tak ingin terlewatkan dan tak ingin terabaikan..seperti ku ratapi diri ku kini..
seperti bulan memeluk bintang erat....itu adanya aku dan kamu..
Senja menyelimuti bayangmu
Angin laut membelai wajahmu
Oh betapa cantik rupamu gadis
Sehingga membuatku terpaku
Kau duduk manis, terdiam dan menatapku
Berbicara dengan gerakan bibir yang memesona
Tersenyum dengan keanggunan yang memesona
Ingin sekali ku katakan aku menyukaimu
Oh betapa aku merindukanmu selama ini
Sehingga membuatku terdiam
Sungguh kau indah gadisku
Melihatmu sedekat ini, memperhatikan lengkuk wajahmu
Membuat jantungku berhenti berdetak
Ah kau sungguh membuatku terpesona
Adakah aku boleh sekedar menatap wajahmu
Membiarkan diriku bermimpi dan merasakan
Menemukan cinta adalah menemukan dirimu
Kau datang ketika dayaku hampir habis
Menemukan cinta yang tak berujung cinta
aKu sadar akan ketidaksempurnaan kita
aku tahu akan ketidakmampuan kita
kita berjalan terlalu jauh dan terlalu dalam
kadang hampa menyelimuti
namun cinta membuang segala hampa
menjadikan cinta kita pada akhirnya tetap ada seperti semula
cinta kita..aku mengerti kita tak mampu kembali
sampai sekarang aku masih menunggu
cinta kita..aku mengerti kita tak mampu melepaskan
sampai sekarang aku masih bertahan
hanya berfikir ingin memberikanmu segalanya
karna cintamu adalah segalanya bagiku